Saturday, November 15, 2014

Bagaimana Cara Mengobati Kanker Hati Paling Aman?

ciricirikankerhati.blogspot.com - Bagaimana Cara Mengobati Kanker Hati Paling Aman? - Kanker hati merupakan penyakit berbahaya yang menyebabkan kematian. Kanker hati harus dapat dideteksi sejak dini agar dapat diobati dengan benar. Pengobatan kanker hati sangat tergantung pada stadium kanker, yaitu ukuran dan tingkat penyebaran kanker dan kondisi kesehatan pasien secara umum.

5 Prosedur pengobatan utama kanker hati yang digunakan adalah sebagai berikut:
  1. bedah
  2. ablasi tumor
  3. kemoterapi
  4. terapi kanker terarah
  5. radioterapi
1. Pembedahan

Pembedahan memiliki potensi penyembuhan dan merupakan prosedur pengobatan pilihan untuk pasien dengan HCC tahap dini. Bila hanya bagian tertentu dari hati yang terkena kanker dan bagian hati lainnya sehat, maka prosedur bedah dapat dilakukan untuk mengangkat bagian yang terkena kanker. Prosedur bedah tipe ini disebut reseksi hati. Bentuk prosedur lain dari pembedahan adalah cangkok hati. Prosedur ini melibatkan pengangkatan seluruh organ hati dan menggantinya dengan organ hati donor yang masih sehat. Prosedur bedah besar seperti ini dilakukan bila kanker hanya terdapat pada hati dan donor hati tersedia. Bila prosedur bedah tidak memungkinkan, maka metode pengobatan lain akan diberikan guna mengendalikan pertumbuhan kanker, dengan begitu mengurangi efek/gejala kanker serta meningkatkan kualitas hidup pasien.

Bagaimana Cara Mengobati Kanker Hati Paling Aman?
    
2. Ablasi tumor

Ablasi tumor bertujuan untuk menghancurkan sel kanker hati primer dengan menggunakan panas (ablasi frekuensi radio: RFA) atau dengan alkohol (percutaneous ethanol injection; PEI). Prosedur ini umumnya dilakukan di departemen scanning dimana ultrasound atau CT dapat membantu dokter untuk mengarahkan jarum melalui kulit dan masuk ke dalam kanker yang berada di hati. Prosedur ini menggunakan anastesi lokal. Pengobatan RFA menggunakan sinar laser atau gelombang radio yang dihantarkan melalui jarum menuju kanker guna menghancurkan sel kanker. Pengobatan PEI mengunakan alkohol yang disuntikkan masuk melalui jarum untuk menghancurkan sel-sel kanker. Ablasi tumor dapat dilakukan berulang-ulang apabila tumor kembali tumbuh.

3. Kemoterapi

Kemoterapi adalah penggunaan obat-obatan anti kanker untuk menghancurkan sel kanker atau menghentikan pertumbuhannya. Prosedur ini dapat membantu mengendalikan kanker dengan menyusutkan kanker serta memperlambat pertumbuhannya. Obat-obatan kemoterapi pada umumnya diberikan melalui suntikan pada pembuluh darah (secara intravena), walau terkadang dapat pula diberikan dalam bentuk tablet. Kemoterapi juga dapat diberikan sebagai bagian dari pengobatan yang disebut kemo embolisasi. Porses kemo embolisasi melibatkan suntikan obat kemoterapi langsung pada kanker dalam hati, bersamaan dengan sebuah jel atau titis plastik kecil untuk menghambat aliran darah menuju kanker (embolisasi). Tidak semua pasien dapat menjalani prosedur kemoterapi ini karena prosedur ini memerlukan hati yang masih bisa berfungsi dengan baik.

4. Terapi kanker terarah

Terapi kanker terarah (Targeted Cancer Therapy) menggunakan obat-obatan atau pengobatan lainnya untuk mencegah pertumbuhan serta penyebaran kanker dengan melakukan interfensi pada molekul tertentu yang terlibat dalam pertumbuhan kanker. Satu obat untuk terapi kanker terarah bernama Sorafenib dapat digunakan untuk mengobati pasien dengan HCC tahap lanjut. Sorafenib menyerang kanker dengan cara mencegah kanker mengembangkan pembuluh darahnya sendiri. Sel kanker memerlukan asupan darah untuk membawa nutrisi dan oksigen. Sorafenib berfungsi untuk membatasi kemampuan kanker untuk berkembang. Sorafenib telah melalui dua uji klinis besar pada pasien dengan HCC tahap lanjut, dibandingkan dengan mereka yang dirawat hanya dengan perawatan pendukung. Sorafenib adalah tablet yang umumnya diberikan 2 kali sehari. Efek samping yang diberikan termasuk diare, cepat letih, mual dan tekanan darah tinggi.

5. Radioterapi

Radioterapi menggunakan sinar energi tinggi untuk menghancurkan sel kanker atau menghentikan pertumbuhannya. Radioterapi eksternal menggunakan mesin yang digunakan secara eksternal dari tubuh untuk menghantarkan radiasi pada kanker. Prosedur pengobatan ini jarang digunakan pada penderita kanker HCC karena hati tidak dapat terpapar oleh radiasi tinggi. Namun, prosedur ini dapat mengurangi rasa sakit, seperti misalnya pada pasien yang kankernya telah menyebar hingga ke tulang. Sebagai prosedur alternatif, radiasi internal yang menggunakan zat radioaktif dihantarkan secara selektif menuju kanker melalui pembuluh darah arteri yang mengantarkan darah ke hati (hepatic artery).

Apakah kita bisa mencegah penyakit kanker hati? Jawabannya adalah bisa. Terdapat beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah penyakit kanker hati, yaitu sebagai berikut:
  1. Vaksinasi terhadap virus hepatitis B
  2. Hindari mengkonsumsi bahan-bahan yang mengandung karsinogen hati, khususnya alkohol.
  3. Hindari daging berlemak dan lemak hewani. Hindari kacang dan gandum berjamur.
  4. Lakukan skrining secara regular bila Anda termasuk dalam kelompok dengan resiko kanker yang tinggi.
Sumber: http://www.parkwaycancercentre.com/id/informasi-kanker/jenis-kanker/apa-itu-kanker-hati/

Jangan lupa baca juga:

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya, semoga artikel ini bermanfaat, dan silahkan berkomentar