Showing posts with label Kanker Tulang. Show all posts
Showing posts with label Kanker Tulang. Show all posts

Sunday, October 12, 2014

3 Mekanisme Dasar Proses Metastasis Kanker dari Organ lain ke Tulang

3 Mekanisme Dasar Proses Metastasis Kanker dari Organ lain ke Tulang - Metastasis adalah persebaran sel kanker dari organ tubuh lain ke tulang yang biasanya dari kanker prostat, paru-paru, dan kanker payudara ke tulang.

Proses metastasis ke tulang terjadi dalam 3 mekanisme dasar, yaitu sebagai berikut:
  1. Perluasan secara langsung
  2. Mengikuti aliran darah balik vena
  3. Mengikuti emboli tumor melalui aliran darah dan limfe
Berikut ini mekanisme dasar proses metastasis:

3 Mekanisme Dasar Proses Metastasis Kanker dari Organ lain ke Tulang

  1. Sel-sel dari tumor primer mengikuti aliran pembuluh darah sampai ke kapiler-kapiler pada tulang.
  2. Agregasi antara sel-sel tumor dan sel-sel darah lainnya akan membentuk emboli di kapiler tulang bagian distal.
  3. Setelah memasuki tulang, maka sel-sel kanker akan mulai berkembang.
  4. Sel-sel kanker yang telah menyebar ke tulang dapat menyebabkan kerusakan tulang yang parah.
  5. Sel-sel tumor mensekresikan substansi kimia yang dapat menstimulasi osteoclast seperti prostaglandin-E ( PGE ), beberapa jenis sitokin, dan factor-faktor pertumbuhan seperti ( TGF ) α dan β, Epidermal growth factor ( EGF ), ( TNF ), dan IL-1.
  6. Osteoclast yang berlebihan akan menyebabkan resorpsi tulang yang berlebihan pula. Hal ini menyebabkan tulang tidak padat. Proses ini disebut osteolitik. Proses ini terjadi pada proses metastase ke tulang oleh kanker payudara.
  7. Sel-sel tumor juga dapat mensekresikan substansi-substansi kimia yang dapat menyebabkan pembentukan tulang yang tak terkendali. Proses ini disebut osteoblastik atau osteosklerotik. Contoh proses ini yaitu metastase ke tulang oleh kanker prostate. Kedua jenis kelainan ini dapat menimbulkan rasa sakit dan lebih lemah dibandingkan tulang yang normal sehingga menjadi lebih mudah patah.
Baca juga:

Readmore → 3 Mekanisme Dasar Proses Metastasis Kanker dari Organ lain ke Tulang

Perbedaan Kanker Tulang Primer dan Kanker Tulang Sekunder

Perbedaan Kanker Tulang Primer dan Kanker Tulang Sekunder -Kanker tulang merupakan salah satu jenis kanker yang berbahaya dan harus kita waspadai. Berdasarkan asal mulanya kanker tulang dibedakan menjadi 2, yaitu dari tulang itu sendiri dan persebaran dari organ tubuh lain. Kanker tulang biasanya merupakan tumor ganas.

Keganasan tulang primer dikalsifikasikan secara histologis berdasarkan jenis sel atau jaringan yang mendasarinya. Tipe tersebut termasuk tulang, kartilago, jaringan fibrosa, retikuloendotelial dan vaskular.

Secara umum, kanker tulang dibagi menjadi 2 macam, yaitu:
  1. kanker tulang sekunder
  2. kanker tulang primer
Berikut ini perbedaan kanker tulang primer dan kanker tulang sekunder:
 
Perbedaan Kanker Tulang Primer dan Kanker Tulang Sekunder

  1. Kanker tulang primer adalah kanker yang disebabkan oleh sel-sel kanker yang berasal dari tulang itu sendiri atau tempat di mana tumbuhnya sel kanker pada tulang.
  2. Sedangkan kanker tulang sekunder adalah kanker tulang yang disebabkan oleh sel-sel kanker yang berasal dari organ lain dan menyebar ke tulang lainnya.
Pada umumnya kanker tulang sekunder terjadi akibat komplikasi dari kanker sebelumnya seperti kanker paru-paru yang menyebar ke tulang kemudian berkembang menjadi kanker tulang.
 
Beberapa jenis penyakit kanker dapat menyebabkan sel-sel kanker menyebar pada tulang-tulang rawan dan rentan terhadap serangan sel kanker dari kanker yang sebelumnya ada pada tubuh, jenis kanker yang paling umum dan menyebarkan sel-sel kankernya pada tulang seperti:
  1. kanker paru-paru
  2. kanker payudara
  3. kanker prostat
Baca juga:

Readmore → Perbedaan Kanker Tulang Primer dan Kanker Tulang Sekunder

4 Tumor Ganas yang Sering Metastasis ke Tulang (Kanker Tulang)

4 Tumor Ganas yang Sering Metastasis ke Tulang (Kanker Tulang) - Kanker atau Tumor tulang adalah istilah yang dapat digunakan untuk pertumbuhan tulang yang tidak normal, tetapi umumnya lebih digunakan untuk tumor tulang utama, seperti osteosarkoma, chondrosarkoma, sarkoma Ewing dan sarkoma lainnya.

Biasanya kanker tulang terjadi karena metastasis, yaitu kanker yang mulanya menyerang organ tubuh lain dan kemudian menyebar ke tulang.

Berikut ini beberapa jenis tumor ganas yang sering bermetastasis ke tulang, yaitu:
  1. Kanker Prostat. Kanker prostat paling sering diderita oleh kaum pria. Hampir semuanya jenis osteblastik.
  2. Kanker Payudara. Kanker payudara biasanya menyerang para wanita. 2/3 kasus kanker payudara bermetastasis ke tulang. Hampir semuanya jenis oteolitik, kira-kira 10% osteoblastik, 10% campuran.
  3. Kanker Paru-paru. Kejadian metastasis dari kanker paru-paru adalah 1/3 dari kasus, hampir semuanya jenis osteolitik.
  4. Kanker Ginjal. Kanker ginjal sering soliter sehingga sulit dibedakan dan tumor primer,jenisnya oteolitik.
4 Tumor Ganas yang Sering Metastasis ke Tulang (Kanker Tulang)

Multypel myeloma merupakan tumor ganas tulang, dengan gejala klinis:
  1. nyeri yang menetap
  2. nyeri pinggang yang kadang-kadang disertai radikuler
  3. kelemahan gerak.
Sedangkan gejala umum dari Multypel myeloma adalah:
  1. anemia
  2. anoreksia
  3. muntah-muntah
  4. gangguan psikis
Gambaran radiologisnya adalah densitas tulang tampak berkurang akibat osteoporosis dengan daerah-daerah osteoloitik yang bulat raferaksi pada sumsum tulang. Gambaran ini bisa berbentuk lubang-lubang pukulan yang kecil (punched out) yang bentuknya bervariasi serta daerah radiolusen yang berbatas tegas.

Lokasi: tumor berasal dari sumsum tulang dan menyebar ketulang lain, paling sering tulang belakang, panggul, iga, sternum, dan tengkorak.

Baca juga:

Readmore → 4 Tumor Ganas yang Sering Metastasis ke Tulang (Kanker Tulang)

Asal Mula Terjadinya Kanker Tulang Melalui Metastasis

Asal Mula Terjadinya Kanker Tulang Melalui Metastasis - Metastasis berasal dari bahasa Yunani yang artinya "perubahan status", yaitu penyebaran kanker dari situs awal ke tempat lain di dalam tubuh, misalnya dari otak, hati, atau payudara ke tulang. Sel kanker dapat melepaskan diri dari tumor utama, masuk ke pembuluh darah, ikut bersirkulasi dalam aliran darah, dan tumbuh di jaringan normal yang jauh dari tumor asalnya.

Kanker identik dengan benjolan. Benjolan pada seseorang tidak selalu berkonotasi jelek, namun jika benjolan tersebut berada pada bagian tubuh yang tidak seleyaknya, hal ini tentu saja harus diwaspadai, dikhawatirkan itu merupakan pertanda awal terjadinya kanker tulang.

Metastasis suatu kanker atau karsinoma adalah penyebaran sel-sel kanker keluar dari tempat asalnya (primary site) ke tempat lain atau bagian tubuh yang lain. Sel-sel kanker dapat keluar dari suatu tumor primer yang ganas yang kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui peredaran darah ataupun aliran limfe.

Asal Mula Terjadinya Kanker Tulang Melalui Metastasis

Metastasis juga dapat terjadi melalui penyebaran langsung. Apabila sel kanker melalui aliran limfe, maka sel-sel tersebut dapat terperangkap di dalam kelenjar limfe, biasanya yang terdekat dengan lokasi primernya. Apabila sel berjalan melalui peredaran darah, maka sel-sel tersebut dapat menyebar ke seluruh tubuh yang selanjutnya mulai tumbuh dan kemudian membentuk tumor baru. Proses ini disebut metastasis. Tulang adalah salah satu organ target yang paling sering menjadi tempat metastasis.

Metastase bisa terjadi pada setiap tulang dan juga di bagian tubuh lainnya. Biasanya (tidak selalu) menimbulkan nyeri lokal. Tumor metastasis biasanya dekstruktif (lytic) dan bisa terjadi fraktur bila tulang menjadi lemah. Kadang-kadang terlihat densitas (terutama bila tumor primernya prostat atau payudara). Jarang terlihat pembentukan tulang baru secara periosteal (bila dibandingkan dengan tumor primer). Yang paling penting, hampir selalu multiple, terjadi pada tulang yang berbeda. Jarang dapat dikenali tumor primer dari mana metastase berasal. ( Tucker.1993 ).

Baca juga:
3 Mekanisme Dasar Proses Metastasis Kanker dari Organ lain ke Tulang
 
Readmore → Asal Mula Terjadinya Kanker Tulang Melalui Metastasis